Awalnya cukup terjebak hingga aku menebak
Kau lah yang terjebak di dalam ruang merah ku.
Harapan ku kini menggapaimu.
Lelah ku relakan untukmu.
Kabar mu akan ku dengar.
Dengan senyum mu ku tenang.
Keadaan membawaku di hadapanmu.
Waktu memutarkanku untukmu.
Cinta mengingatkanku padamu.
Takdir menuntunku berhenti di kamu.
Rindu mungkin menggebu,karna hati ingin juga bercumbu
Karena ada rasa yang dalam dan tak pernah padam
Yang ketika terpejam teringat sangat tajam hingga kejam.
Perasaan hatimu sudah seperti terpesan di ruang merah ku
Mungkin itu ku tetap disini untuk sebuah alasan pesan.
Walaupun menulis dengan sehelai kertas.
Sungguh wajahmu masih membekas.
Akan ku indah kan cerita.
Untuk sebuah cinta.
Aku.
Ingin kita berakhir di
Cinta terakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar